Ketika orang dengan mudah mengatakan dirinya mencintai Allah ...
Diteriakannya keras-keras pernyataan cinta itu sehingga orang lain tahu ...
Tapi apakah mereka tidak merenung kata-katanya itu mengandung konsekuensi besar ...
Lebih berbahaya lagi apabila pernyataan cintanya kepada Allah kepada orang-orang mengandung maksud riya' dan membanggakan diri ditambah itu hanya dari mulut tidak dari hati ...
Aku menatap ke dalam diriku sendiri ketika orang-orang menriakan dirinya mencintai Allah ...
Apakah ada dalam diriku untuk-Nya?
Aku malu menyatakan aku mencintai Allah yang hati dan diri ini masih menjadi hamba nafsu ...
Aku takut berdusta menyatakan diri ini mencintai Allah yang boleh jadi hati ini belum tertunduk patuh dan masih lalai dan tidak peduli pada petunjuk-petunjuk-Nya ...
Jikapun aku mencintai Allah cukuplah diriku sendiri yang mengetahui ...